JAM SESSION HARI INI

Dear diary, (chieeee prikitiw!)

Waktu menunjukkan pukul 3.30. Gue baru pulang dari sebuah Jazz club bernama Bangkok Jazz. Please jangan salah mengira. Mentang-mentang ada "Bangkok"nya,
saya kesono bukan buat nyari banci. In fact, this place has absolutely
nothing to do with it (Ya kan? Kok gue jadi ga yakin gini sih). And
yeah, mari kita selesaikan topik mengenai banci-bancian sebelum
beberapa teman MP saya kegirangan (buat yang merasa, beruntunglah
karena saya tidak menyebut nama kalian, wahai Arddhe, Dapit, Farid, dan
Pinset!).

Well, I think the title has explained everything. Yep, gue ikutan jam session!
Bukan, bukan sesi membuat selai kok, lo kata gua ibu-ibu gemuk demen
masak? Pokoknya jangan artikan secara harfiah. Jam session itu adalah
istilah
gaul anak band yang berarti ini (ketauan banget males ngetiknya). Yaaah sEc4rA saIiiA aNAk gaUL GitChU deyYYyyyH..

Jujur,
saya sangat girang dan amat sangat teruja untuk bisa ikutan jam session
hari ini. Mengapa? Karena hasrat dan gairah gue untuk
nge-semoga-cukup-Jazz
akhirnya bisa terpuaskan! Terutama sejak kejadian ini
(Lagi-lagi malas ngetik. Bodo ah, blog-blog gua ini). Oh iya, blog ini
saya dedikasikan khusus untuk mbak Wien dan Eki di Jogja sana, atas
kesombongan mereka karena bisa ngejam-session. Lihat sekarang siapa
yang tertawa terakhir! Muahahahahaha.. *evil laugh*

Ok,
sekarang biarkan saya bercerita bagaimana jam sessionnya berjalan.
Pasti pada pengen tau (Ya kan? Ya dong. Pasti kan? Pasti dong). In
total gue maenin lagu kira-kira ummmm…. 2 lagu.

  1. My first song was Cold Duck Time.
    A jazz standard by Eddie Harris and has been performed by many jazz
    musicians, including Jeff Golub and Al Jarreau. Gue maenin lagu ini
    dengan sangat lancar dan (nyaris) tidak ada halangan. Tipe lagu yang
    mudah dimainkan kok, blues-tiga-jurus gitu deh. Ngejam lagu ini dengan
    ‘ditemani’ Uma pada piano, tidak-tahu-siapa pada bass, Muti pada drum,
    dan Deo pada kabur. And I had a great time doing that tune.
  2. The last one was Stolen Moments. A
    jazz standard composed by Oliver Nelson. Buat para jammer, kalau ngga
    mau malu diatas panggung, HINDARI LAGU INI KALAU ANDA TIDAK YAKIN BISA
    MAENINNYA! Sumpaaaah susah banget, dengan progresi dan substitusi
    chords yang cukup nyeleneh dan bikin bingung mau pake modes/scales apa.
    Pokoknya ketika maenin lagu ini, gue cuma bisa garuk-garuk kepala
    diatas panggung. Sekali lagi, susah banget! Gue sampe dibisikin sang
    bassist,"Dee, play on C minor blues only ah! Come la it’s your turn to solo!". Dan oke, gue maen di C blues. But what the heck? Gue ngerasa melodi yang gue maenin ga nyambung! Anzrit ternyata sang bassist melakukan ’sulap’ ke chords asli sehingga gue harus berpikir,"duh harus metik apaan nih?". Dan alhasil, gue ngecilin volume gitar dan sok-sok sibuk metik-metik sambil sok menikmati. Yep. Nice one, Deo.

Thanks
to my friends whom told me that I played really well bla-bla-bla.
Although I know and I realized it wasn’t true, I thank them for
cheering me up. And here is today’s quote: "You messed up your jam
session means you really did your jam session". Hooray!

—————————————————
ps:

Hehehehehehehehe :p

2 Responses to “JAM SESSION HARI INI”

  1. diinddaaa Says:

    eh, bangkok jazz gak enak yah?

  2. deo Says:

    Suasananya sih gue kasih nilai 7/10. Soundnya kurang pas, dan minumannya mahal boooo.

    Isinya juga bule dan ‘pacar’nya mulu hehehee

Leave a Reply